logotype

Profile

Sekolah Darma Bangsa is a “Non-Secular” National Plus School of International insightful in the Lampung Province, conducting Early Education (Kindergarten) Primary Education (elementary school) and Secondary Education (junior high school and high school).

Bolder Theme, for your corporate site

Vision

Building lifelong learners for the 21st century who are “Smart”, “Dynamic” and “Bright”

Mission

To instill students with knowledge and skills to become creative citizens locally and globally through the dedication of caring and professional staff in an attractive, stimulating, bilingual, learner-centered, and technology-rich school environment.

Bolder Theme, for your corporate site

Curriculum

Conducts Early Education (Kindergarten) using the Montessori Method, Primary Education (elementary school) uses Cambridge and the Indonesian National Curriculum, Secondary Education (junior high school and high school) using Cambridge and the Indonesian National Curriculum. SDB offers ICAS (International Competition and Assessments for Schools) sponsored by the University of North South Wales, Australia.

Bolder Theme, for your corporate site

Facilities

Sekolah Darma Bangsa offers modern air-conditioned classrooms, swimming pool, basketball court, playground, multi-function room, several laboratories, modern ICT labs, and WiFi to provide International academic and non-academic support for students.

Bolder Theme, for your corporate site

Achievements

Sekolah Darma Bangsa students have been universally recognized by the Lampung province, nationally and internationally for academic and non-academic achievements. In our view all SDB students are “WINNERS”.

Bolder Theme, for your corporate site

SDB - English Camp

Di era modern saat ini kemampuan bahasa inggris sangat diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman yang berwawasan internasional. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, SMP Darma Bangsa, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia mrengadakan kegiatan English Camp di Kampung inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 10-17 Desember 2017. Kegiatan English Camp diikuti oleh 34 siswa kelas 8 dan 6 guru pendamping. Deskripsi kegiatan tersebut adalah sebagai  berikut:

Pada hari pertama kegiatan english Camp para siswa diajak  untuk mengenal beberapa program sebagai berikut:
1. Program Pengajaran
Merupakan kegiatan belajar di kelas dengan menyajikan materi tata bahasa, atau memperbaiki struktur tata bahasa Inggris. Tujuan dari penyajian materi ini adalah agar para siswa mengetahui bentuk dasar tenses bagi mereka yang kemampuan bahasa Inggrisnya masih lemah dan konsolidasi bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik. Materi pengajaran disampaikan oleh Instruktur dan didampingi oleh koordinator program.

2. Diskusi
Adalah sebuah program diskusi yang menyajikan tema yang begitu dekat dengan fenomena kehidupan sehari-hari, sehingga peserta didik dapat memahami topik pembicaraan, dan juga dengan mudah mencerna diskusi yang dipresentasikan sehingga peserta dapat terlibat aktif dalam diskusi. Diskusi dipandu oleh instruktur yang dimodifikasi dalam beberapa metode seperti dalam talkshow, atau talklive.

3. Berbicara
Kegiatan ini merupakan kegiatan komunikasi antar sesama peserta berpasangan, dengan topik yang telah ditentukan oleh instruktur, peserta bebas untuk berbicara dengan pasangan mereka, menggunakan bahasa Inggris. Instruktur memiliki peran untuk memantau percakapan antara peserta, dan untuk membantu peserta jika ada peserta yang mengalami kesulitan kosa kata.

4. Seminar
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta yang ditunjuk sebelumnya sebagai pembicara dalam menghadirkan topik yang menarik untuk didiskusikan oleh para peserta secara keseluruhan. Program ini tidak jauh berbeda dengan program diskusi. Peserta yang ditunjuk sebagai pembicara diharuskan membuat tulisan dalam bahasa Inggris yang dipandu oleh tutor masing-masing. Semua peserta mendapat giliran sebagai pembicara. Intinya adalah memprovokasi peserta untuk mengungkapkan pendapat dan opini mereka dalam bahasa Inggris.

5. Berbicara kekuatan
Merupakan program pidato yang disampaikan oleh masing-masing peserta yang dijadikan patokan untuk peningkatan kosakata (kosa kata). Instruktur memacu kemampuan peserta untuk menggunakan kosa kata pra-hafalan dengan memberikan waktu standar bagi peserta untuk berpidato.

6. Komunikasi
Apakah aktivitas membangun dan pengembangan diri dalam kegiatan sehari-hari, untuk peran yang diberikan kepada topik yang diberikan oleh instruktur dalam bentuk individual atau intreaksi kelompok. Perkenalkan peran dan fungsi sebuah komunitas.

7. Keterampilan Bahasa Inggris (Mendengarkan, Membaca, Menulis).
Apakah kemampuan pendalaman bahasa Inggris semakin dalam diarahkan pada pola dan setting pidato di fomat terbaru sebagai alat stimulus dan exeleration yang terukur, untuk mengenalkan metode keterampilan dasar dan media pembelajaran bahasa inggris yang up to date.

8. Game
Merupakan pola permainan yang menghibur dengan konten edukatif, yang melibatkan peserta. Game yang dipegang berkaitan dengan penalaran penalaran, dan penguasaan kosa kata, sehingga membantu peserta membangun memori dan juga berfungsi sebagai penyegar bagi peserta.

9. Evaluasi
Merupakan evaluasi harian terkait pelaksanaan program yang berlangsung setiap hari. Evaluasi ini terkait dengan kemajuan dan kemajuan masing-masing peserta. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kelompok kecil yang dibimbing langsung oleh tutor masing-masing.

Hari kedua sampai keempat (Senin 11 - Rabu, 13 Desember 2017) siswa belajar tentang Kosakata Kelas, Tata Bahasa untuk Speaking. Kegiatan ini adalah pembelajaran di kelas dengan menyajikan materi tata bahasa, atau memperbaiki struktur tata bahasa Inggris. Tujuan dari penyajian materi ini adalah agar para siswa mengetahui bentuk dasar tenses bagi mereka yang kemampuan bahasa Inggrisnya masih lemah dan konsolidasi bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik.

Materi pengajaran yang disampaikan oleh instruktur dan didampingi oleh koordinator program dan kegiatan ini juga merupakan kegiatan komunikasi antar peserta berpasangan, dengan topik yang telah ditentukan oleh instruktur, peserta bebas untuk berbicara dengan pasangan mereka, menggunakan bahasa Inggris. bahasa. Instruktur memiliki peran untuk memantau percakapan antara peserta, dan untuk membantu peserta jika ada peserta yang mengalami kesulitan kosa kata. Kemudian lanjutkan dengan makan siang dan kegiatan Percakapan Sehari-hari di Camp, Reading and Translation, Proununciation 1 dan 2 dan Expression Class. Kegiatan ini dapat membangun dan mengembangkan dirinya dalam komunikasi sehari-hari, untuk peran yang diberikan kepada topik yang diberikan oleh instruktur dalam bentuk intreaksi individu atau kelompok. Perkenalkan. Kegiatan ini juga merupakan program pidato yang disampaikan oleh masing-masing peserta. Yang dijadikan patokan untuk peningkatan kosa kata (kosa kata). Instruktur memacu kemampuan peserta untuk menggunakan kosa kata pra-hafalan dengan memberikan waktu standar bagi peserta untuk berpidato. Berikut adalah foto-foto kegiatan:

Picture 1. Proununciation class

Picture 2. Speaking class

Hari Kelima (Kamis 14 Desember 2017) siswa pergi ke desa madu untuk belajar lebih banyak tentang lebah madu. Setibanya di desa madu, mereka langsung disambut oleh pemilik kebun lebah madu dan diajak ke kotak penempatan lebah. Madu asli berasal dari madu bunga, madu yang diambil dari berbagai bunga memiliki ciri khas dan kasiat.selesai menerima penjelasan dari pemilik kebun lebah madu, siswa ditawari untuk mencicipi madu dan merasakan perbedaannya masing-masing - setiap madu. Pemilik petani lebah madu sangat senang bisa berbagi informasi tentang lebah.

Picture 5. Membatik together in Suminar


Picture 6. Understanding the various types of Batik

Sore harinya para siswa menuju Tugu Simpang Lima Gumul yang menjadi ikon distrik Kediri yang menyerupai Arcde Triomphe di Paris, Prancis. Bangunannya terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri Jawa Timur. Di beberapa sumber disebutkan bahwa monumen tersebut didirikan karena diilhami oleh raja kerajaan Kediri yang ingin menyatukan kelima wilayah di kabupaten kediri.

Pada hari keenam dan ketujuh (Jumat 15 - Sabtu 16 Desember 2017) Para siswa mengikuti program seperti biasa dan di malam hari kita semua menuju ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang merupakan gunung berapi aktif di Jawa Timur. Kemudian para siswa menuju ke Batu Malang sebelum kembali ke Pare.

Akhirnya, sekelompok siswa SMP sampai Sekolah Darma Bangsa pada hari Minggu sore kira-kira pukul 15.00 WIB. Kegembiraan para siswa tetap terlihat dari wajah mereka. Mereka juga belajar bersyukur karena mencoba meningkatkan kemampuan berbahasa inggris dan belajar mengenai hal baru adalah kesan positif yang bisa tergambar dalam acara English Camp tahun ini.

 

Written By: Windi Sugesti, S.Pd

Share This Content

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

SDB Random Video

2012 -2018  Sekolah Darma Bangsa
Jl. Z.A. Pagar Alam No.93A Rajabasa, Bandar Lampung | Tlp: 0721-700931 | Fax: 0721-771556 | Kode Pos: 35142