logotype

Profile

Sekolah Darma Bangsa is a “Non-Secular” National Plus School of International insightful in the Lampung Province, conducting Early Education (Kindergarten) Primary Education (elementary school) and Secondary Education (junior high school and high school).

Bolder Theme, for your corporate site

Vision

Building lifelong learners for the 21st century who are “Smart”, “Dynamic” and “Bright”

Mission

To instill students with knowledge and skills to become creative citizens locally and globally through the dedication of caring and professional staff in an attractive, stimulating, bilingual, learner-centered, and technology-rich school environment.

Bolder Theme, for your corporate site

Curriculum

Conducts Early Education (Kindergarten) using the Montessori Method, Primary Education (elementary school) uses Cambridge and the Indonesian National Curriculum, Secondary Education (junior high school and high school) using Cambridge and the Indonesian National Curriculum. SDB offers ICAS (International Competition and Assessments for Schools) sponsored by the University of North South Wales, Australia.

Bolder Theme, for your corporate site

Facilities

Sekolah Darma Bangsa offers modern air-conditioned classrooms, swimming pool, basketball court, playground, multi-function room, several laboratories, modern ICT labs, and WiFi to provide International academic and non-academic support for students.

Bolder Theme, for your corporate site

Achievements

Sekolah Darma Bangsa students have been universally recognized by the Lampung province, nationally and internationally for academic and non-academic achievements. In our view all SDB students are “WINNERS”.

Bolder Theme, for your corporate site

Outdoor Fun Learning Oktober 2019 (Master Chef & Water War)

OFL periode Oktober kali ini sama seperti mekanisme pelaksanaan sebelumnya yaitu terdiri dari dua game pokok yang terpisah. Game pertama tim pelaksana OFL mengusung integrasi mata pelajaran bahasa indonesia, prakarya, dan Art dalam game Master Chef. Pada game ini seluruh siswa dibagi menjadi 20 kelompok kecil dengan tiap kelompok terdiri atas 5 orang siswa pada tiap jenjang. Hal pertama yang dilakukan adalah siswa diarahkan menuju pasar tradisional dan dibekali uang belanja sebanyak Rp. 40.000,- dengan syarat dan ketentuan berlaku (Poto 1). Bahan makanan yang digunakan tidak boleh lebih dari budget yang telah ditentukan, dan harus menghasilkan masakan yang mengandung protein, karbohidrat, serta sayur-mayur.

  

 

 

Foto 1. Siswa berbelanja di pasar tradisional

Siswa kemudian diberikan waktu untuk memasak bahan makanan yang telah dibeli di pasar tradisional (Poto 2). Hasil masakan yang telah dinilai dari segi kandungan nutrisi, penyajian, dan cita rasa kemudian akan menjadi lauk pauk makan siang untuk siswa dari tiap kelompok. Limbah hasil memasak kemudian digunakan sebagai bahan desain baju dari sketsa yang telah disediakan sebagai aplikasi mata pelajaran Art (Poto 3). Hasil desain selanjutnya dinilai berdasarkan kreatifitas, proporsi, komposisi bahan dan warna, penataan dan finishing.

 

Foto 2. Memasak bahan yang telah di beri dari pasar tradisional

 

 

Foto 3. Desain dari limbah bahan masakan

Setelah istirahat dan melaksanakan sholat jum’at siswa kemudian melanjutkan rangkaian game Water War. Game kedua dilaksanakan didalam kolam berenang Sekolah Darma Bangsa. Pada game kali ini kelompok siswa akan melakukan battle antar kelas pada jenjang yang sama. Game Water War pertama adalah Estafet Ball. Pada permainan ini setiap kelas akan menunjuk 10 anggota kelas sebagai tim perwakilan. Tiap siswa akan diberikan pipa paralon yang telah dibentuk sebagai media untuk memindahkan bola dari satu sisi menuju sisi kolam yang lain dengan ketentuan peserta tidak boleh menyentuh bola secara langsung dan tidak boleh berpindah tempat bila bola sedang dipegang dalam wadah paralon (Poto 4). Permainan ini membutuhkan kerjasama tim dan kesabaran dan ketenangan dalam penyelesaiannya. Terdapat 3 jenis bola dengan ukuran yang berbeda. Tiap ukuran akan memiliki nilai yang berbeda, dari tiap 5 poin dari bola yang dipindahkan bernilai 1 soal.

 

Foto 4. Siswa Memindahkan bola dalam Game Estafet Ball

Game Water War selanjutnya ialah Snake Catcher. Game melibatkan tim yang sama dengan game sebelumnya. Tiap kelompok dari tiap kelas akan diminta untuk saling berpegangan membentuk rantai dengan 5 peserta paling belakang diikatkan sebuah balon pada tiap peserta (Poto 5). Peserta paling depan dari tiap tim akan diminta untuk memecahkan balon dimulai dari urutan terbelakang tim lawan tanpa memutus rantai kelompoknya. Setiap balon yang pecah bernilai 5 poin. Dari kedua game ini total poin kemudian akan dikonversi menjadi jumlah soal meliputi mata pelajaran PE, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Skor akhir pada game Water War didapat berdasarkan nilai akhir dari pengerjaan soal-soal yang didapat dari permainan.

 

Foto 5. Siswa Berusaha memecahkan balon tim lawan pada Game Snake Catcher

Dari kalkulasi nilai dari tiap game yang dilakukan, para pemenang akan diberikan reward berupa bingkisan serta nilai pada tiap mata pelajaran yang terintegrasi sesuai dengan urutan juara yang didapatkan (Poto 6).

Foto 6. Pemberian Reward pada para pemenang

Penulis : Lia Septya

Share This Content

Submit to DeliciousSubmit to DiggSubmit to FacebookSubmit to Google BookmarksSubmit to StumbleuponSubmit to TechnoratiSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn

SDB Random Video

2012 -2019  Sekolah Darma Bangsa
Jl. Z.A. Pagar Alam No.93A Rajabasa, Bandar Lampung | Tlp: 0721-700931 | Fax: 0721-771556 | Kode Pos: 35142