Jl. Z.A Pagar Alam, Bandar Lampung (0721) 700931 pr@darmabangsa.sch.id
Berita SDB

SDB Camp 2026 : Membangun karakter dan kebersamaan bersama Sekolah Darma Bangsa

Kegiatan SDB Camp 2026 merupakan salah satu program pembelajaran luar kelas yang dirancang untuk memberikan pengalaman bermakna kepada para siswa melalui aktivitas di alam terbuka. Kegiatan ini dilaksanakan di Restu Bumi Camp dan diikuti oleh seluruh siswa dengan pendampingan penuh dari para guru serta pengurus OSIS. Melalui camping ini, siswa diajak untuk belajar tentang kemandirian, kebersamaan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial dalam suasana yang menyenangkan dan edukatif.

Kegiatan diawali pada pagi hari dengan persiapan di sekolah. Sejak pukul tujuh pagi, seluruh siswa telah berkumpul untuk melakukan doa bersama sebelum keberangkatan. Setelah itu, peserta menuju lokasi camping menggunakan bus yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Seluruh perlengkapan kegiatan dibawa bersama-sama dengan pengawasan guru guna memastikan keamanan dan ketertiban selama perjalanan. Suasana penuh antusiasme sudah terasa sejak awal, terlihat dari semangat siswa yang tidak sabar untuk mengikuti rangkaian kegiatan di alam terbuka. 

Setibanya di Restu Bumi Camp, para siswa diberikan waktu untuk beristirahat sejenak sebelum kegiatan resmi dimulai. Kegiatan pembukaan dilakukan dengan pembagian tenda kelompok serta penjelasan singkat mengenai aturan dan teknis kegiatan outbound. Setelah itu, dilaksanakan acara penyerahan sertifikat OSIS sebagai simbol pergantian kepengurusan dari OSIS sebelumnya kepada OSIS yang baru. Momen ini menjadi pembelajaran penting tentang tanggung jawab, kepemimpinan, dan keberlanjutan organisasi di lingkungan sekolah.

Memasuki sesi outbound, para siswa mengikuti berbagai permainan yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, komunikasi, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Kegiatan ini dipimpin oleh tim OSIS dan diawasi langsung oleh para guru. Seluruh siswa terlihat aktif dan saling mendukung satu sama lain dalam menyelesaikan setiap tantangan. Setelah outbound selesai, siswa beristirahat, makan siang, dan melaksanakan ibadah bersama sebagai bentuk keseimbangan antara aktivitas fisik dan spiritual.

Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pertolongan pertama, survival, dan simulasi penyelamatan. Dalam sesi ini, siswa dibekali pengetahuan dasar mengenai cara menangani kondisi darurat, bertahan hidup di alam, serta melakukan tindakan penyelamatan sederhana. Materi disampaikan secara praktik sehingga siswa dapat langsung mencoba dan memahami langkah-langkah yang benar. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga yang dapat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Menjelang sore, suasana kegiatan dibuat lebih santai melalui sesi closeness. Pada sesi ini, siswa diajak untuk berinteraksi lebih dekat dengan teman-temannya melalui kegiatan kebersamaan yang bertujuan mempererat hubungan pertemanan. Tawa dan keakraban terlihat jelas, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan di antara para peserta.

Sore hingga malam hari diisi dengan kegiatan ibadah bersama, makan malam, serta persiapan untuk kegiatan malam. Puncak kegiatan malam adalah jurit night, di mana setiap kelompok harus mengunjungi beberapa pos tantangan yang telah disiapkan oleh OSIS. Tantangan-tantangan tersebut menguji keberanian, kekompakan, serta ketangguhan mental siswa. Meskipun dilaksanakan pada malam hari, kegiatan tetap berjalan dengan aman karena berada di bawah pengawasan guru.

Setelah jurit night, seluruh peserta berkumpul untuk mengikuti kegiatan api unggun. Di sekitar nyala api, siswa dan guru bernyanyi bersama, berbagi kebahagiaan, serta menikmati suasana alam yang menenangkan. Momen ini menjadi salah satu bagian paling berkesan karena mampu mempererat kebersamaan dan menciptakan kenangan indah bagi seluruh peserta.

Hari kedua diawali dengan ibadah subuh berjamaah yang dilaksanakan dengan penuh khidmat. Setelah itu, siswa mengikuti kegiatan senam pagi dan pengumuman penghargaan bagi kelompok yang menunjukkan kerja sama terbaik selama kegiatan camping. Usai sarapan, siswa merapikan perlengkapan dan bersiap untuk kembali ke sekolah. Perjalanan pulang berlangsung dengan tertib dan penuh rasa syukur hingga seluruh peserta tiba kembali di Sekolah Darma Bangsa dengan selamat.

Melalui kegiatan SDB Camp 2025 ini, para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman rekreasi, tetapi juga pembelajaran karakter yang sangat berharga. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dan kebersamaan yang ditanamkan selama kegiatan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Camping ini menjadi bukti bahwa belajar tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di alam terbuka