Jl. Z.A Pagar Alam, Bandar Lampung (0721) 700931 pr@darmabangsa.sch.id

MPLS SMA Darma Bangsa: The New Chapter and New Journey Welcome to Sekolah Darma Bangsa

Memasuki tahun ajaran 2026/2027, SMA Darma Bangsa menyambut para siswa melalui rangkaian Student Orientation atau MPLS yang dirancang sebagai momen untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun kebersamaan, memahami nilai-nilai sekolah, dan menyiapkan diri untuk menjalani perjalanan belajar yang baru. Selama lima hari, para siswa mengikuti kegiatan yang beragam, mulai dari upacara pembukaan, permainan dan kegiatan outbound, pengenalan organisasi serta ekstrakurikuler, hingga sosialisasi kedisiplinan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Rangkaian ini bukan sekadar agenda seremonial. Setiap kegiatan membawa tujuan masing-masing. Hari pertama menjadi momen pembukaan dan perkenalan. Hari kedua mengajak siswa lebih dekat dengan budaya sekolah, kepemimpinan, kegiatan siswa, serta aturan yang berlaku. Hari ketiga kemudian memperkuat pemahaman tersebut melalui Second Day Orientation (SO) dan sosialisasi kedisiplinan. Dengan suasana yang informatif sekaligus menyenangkan, siswa diharapkan dapat memulai tahun ajaran dengan lebih percaya diri dan siap menjadi bagian dari komunitas SMA Darma Bangsa.

Hari pertama MPLS dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026, di lapangan Sekolah Darma Bangsa. Para peserta hadir dengan dress code sport uniform, sehingga suasana pagi terasa aktif dan penuh energi. Kegiatan diawali dengan persiapan seremoni, kemudian dilanjutkan dengan flag ceremony sebagai pembuka rangkaian kegiatan. Setelah itu, acara MPLS resmi dibuka oleh MC.

Salah satu momen penting pada pagi itu adalah sambutan dari Headmaster, Dr. Tri Jalmo, M.Si. Kehadiran dan sambutan kepala sekolah memberikan pesan awal kepada para siswa bahwa mereka sedang memulai perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar SMA Darma Bangsa. Setelah sambutan, dilakukan symbolic pinning of MPLS participants sebagai tanda bahwa para peserta secara resmi menjadi bagian dari rangkaian orientasi tahun ajaran baru.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan pengenalan Head of the Foundation, Principal, and Staff. Momen ini membantu siswa mengenal lebih dekat orang-orang yang berada di balik pengelolaan sekolah dan yang akan mendampingi mereka dalam menjalani proses pendidikan. Setelah jeda pagi, siswa mengikuti pengenalan Student Council atau OSIS dan pembagian kelompok outbound.

Bagian outbound menjadi salah satu kegiatan yang memberi warna berbeda. Para siswa diajak beraktivitas bersama dalam kelompok, sehingga mereka dapat saling mengenal, berkomunikasi, dan membangun kerja sama. Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bahwa pengalaman sekolah tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi, kekompakan, dan pengalaman bersama.

Setelah outbound, kegiatan dilanjutkan dengan school environment clean-up. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Pesannya sederhana, tetapi penting: lingkungan sekolah adalah ruang bersama, sehingga setiap orang memiliki tanggung jawab untuk merawatnya.

Setelah makan siang, suasana kembali diisi dengan social bonding yang memberi kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi secara lebih santai. Hari pertama kemudian ditutup dengan school tour. Melalui kegiatan ini, para siswa dapat mengenal berbagai area sekolah dengan lebih baik. Secara keseluruhan, Day 1 menjadi awal yang hangat untuk mengenal sekolah sekaligus membangun hubungan baru dengan teman-teman.

Pada Selasa, 14 Juli 2026, rangkaian MPLS berlanjut di Hall B Sekolah Darma Bangsa. Pada hari kedua, para siswa mengenakan white and blue SMP uniform. Kegiatan dibuka dengan OSIS Opening yang menjadi pengantar menuju rangkaian acara yang lebih padat dengan materi pengembangan diri dan pengenalan kehidupan sekolah.

Pagi hari dimulai dengan Great Indonesian Children’s Gymnastics. Kegiatan ini menjadi cara yang menyenangkan untuk menjaga semangat dan kebugaran sebelum siswa mengikuti sesi berikutnya. Setelah itu, peserta mendapatkan materi Basic Leadership Training (LDK), National Insight and Discipline, serta Basic Marching Drills (PBB) yang dipandu oleh DAPBL, yaitu komunitas alumni Paskibra Bandar Lampung.

Materi kepemimpinan dan kedisiplinan memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Mereka tidak hanya diajak memahami konsep kepemimpinan, tetapi juga belajar tentang pentingnya sikap tertib, kerja sama, fokus, dan tanggung jawab. Sementara itu, latihan dasar baris-berbaris membantu melatih kekompakan serta kemampuan mengikuti instruksi dalam kelompok.

Setelah sesi tersebut, suasana dibuat lebih santai melalui OSIS Games. Kegiatan ini memberi ruang bagi siswa untuk berinteraksi dan menikmati kebersamaan. Selanjutnya, siswa diperkenalkan dengan berbagai kegiatan sekolah dan ekstrakurikuler. Pengenalan ini penting karena kehidupan sekolah tidak hanya tentang pembelajaran akademik; siswa juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama melalui kegiatan di luar kelas.

Pada sesi berikutnya, siswa mendapatkan penjelasan mengenai SDB Core Values, penggunaan internet yang sehat, dan penggunaan media sosial. Materi ini menjadi sangat relevan bagi kehidupan siswa saat ini. Internet dan media sosial dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan dengan bijak, tetapi juga membutuhkan tanggung jawab. Karena itu, siswa diajak memahami bagaimana menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan bertanggung jawab.

Day 2 kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai peraturan dan tata tertib Sekolah Darma Bangsa. Materi ini menjadi jembatan penting menuju Day 3, karena siswa mulai memahami bahwa menjadi bagian dari sekolah berarti memiliki hak sekaligus tanggung jawab. Setelah istirahat, siswa mengikuti sesi Securing the Digital Ecosystem yang kembali menekankan pentingnya menjaga keamanan dan etika di ruang digital.

Sebelum kegiatan berakhir, siswa diperkenalkan dengan kepala sekolah dan para guru SMA Darma Bangsa. Hari kedua ditutup dengan pengumuman Outbound Queen & King of MPLS. Dengan rangkaian kegiatan yang cukup beragam, Day 2 memberi pengalaman yang lebih luas tentang sekolah, mulai dari kepemimpinan dan kedisiplinan hingga organisasi, ekstrakurikuler, nilai sekolah, dan dunia digital.

Memasuki Day 3, siswa mendapatkan materi yang tidak kalah penting, yaitu SO Kedisplinan berupa sosialisasi kedisiplinan yang disampaikan oleh Tim Kedisiplinan SMA Darma Bangsa. Sesi ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami lebih jelas aturan yang berlaku, alasan pentingnya disiplin, serta tanggung jawab yang perlu dijalankan sebagai bagian dari komunitas sekolah.

SMA Darma Bangsa memiliki visi untuk menjadi institusi pendidikan global berbasis karakter dan pengetahuan. Misinya mencakup pendidikan siswa secara jasmani dan rohani, membangun karakter dan kreativitas diri, serta menghasilkan individu yang mampu berkontribusi kepada masyarakat. Karena itu, kedisiplinan dipandang sebagai salah satu bagian penting dari proses pembentukan karakter.

Dalam sosialisasi ini, siswa diajak memahami bahwa disiplin bukan sekadar takut terhadap hukuman. Disiplin adalah kebiasaan untuk melakukan hal yang benar, menjalankan tanggung jawab, dan menghargai aturan yang dibuat untuk kebaikan bersama. Dengan disiplin, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat belajar yang lebih tertib, aman, nyaman, dan saling menghargai.

Agar siswa memiliki pemahaman yang jelas, pelanggaran tata tertib dibagi menjadi tiga kategori, yaitu pelanggaran ringan, sedang, dan berat. Pelanggaran ringan mencakup kehadiran dan kedisiplinan, penampilan, serta sikap. Pelanggaran sedang mencakup penggunaan gadget, kedisiplinan sekolah, perilaku, fasilitas dan kendaraan, serta media sosial. Sementara itu, pelanggaran berat mencakup rokok, vape, alkohol dan NAPZA, kekerasan, kesusilaan, dunia digital, serta kejujuran.

Penjelasan mengenai sistem poin ini menjadi pengingat bahwa setiap keputusan memiliki dampak. Namun, sistem tersebut juga menunjukkan bahwa kedisiplinan tidak hanya berbicara tentang hukuman. Ada proses peringatan, pembinaan, komunikasi dengan orang tua, dan pendampingan. Harapannya, siswa dapat belajar dari setiap kesalahan dan memperbaiki diri sebelum masalah berkembang menjadi lebih serius.

Sosialisasi juga membahas penampilan, rambut, make up, atribut sekolah, barang bawaan, dan kendaraan. Siswa diingatkan untuk mengikuti ketentuan yang berlaku agar suasana sekolah tetap tertib. Beberapa barang yang tidak diperbolehkan dibawa antara lain vape dan rokok, gadget tertentu, catokan, softlens, selimut, bantal, boneka, sandal, serta barang lain yang tidak sesuai ketentuan sekolah.

Ketentuan tersebut disampaikan agar siswa dapat mempersiapkan barang yang sesuai sebelum datang ke sekolah. Dengan begitu, siswa dapat lebih fokus mengikuti pembelajaran dan kegiatan sekolah tanpa perlu khawatir melanggar aturan yang sebenarnya sudah dijelaskan sejak awal.

Bagian penting lainnya dari sosialisasi Day 3 adalah integritas dan peran aktif siswa. Siswa SMA Darma Bangsa diharapkan dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan, menjunjung tinggi kejujuran, menghormati guru, staf, dan teman, bertanggung jawab terhadap proses belajar, menggunakan media sosial secara bijak, serta menjaga nama baik diri sendiri dan sekolah.

Pesan ini terasa semakin penting karena kehidupan siswa saat ini tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah. Apa yang dilakukan di ruang digital juga dapat mencerminkan karakter seseorang. Karena itu, siswa perlu belajar menggunakan media sosial secara bijak dan mempertimbangkan dampak dari setiap unggahan maupun tindakan di dunia digital. Rangkaian MPLS ini menjadi bekal awal bagi siswa untuk menjalani tahun ajaran 2026/2027. Harapannya, pengalaman selama MPLS tidak berhenti ketika kegiatan orientasi selesai. Nilai-nilai yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di kelas, di lingkungan sekolah, dalam pergaulan, maupun di ruang digital.

MPLS SMA Darma Bangsa 2026/2027 menjadi awal perjalanan yang penuh pengalaman bagi para siswa. Dari upacara pembukaan dan outbound yang membangun kebersamaan, pengenalan organisasi dan ekstrakurikuler yang membuka ruang pengembangan diri, hingga sosialisasi kedisiplinan yang menanamkan tanggung jawab, setiap kegiatan memberikan pelajaran yang berbeda.

Pada akhirnya, menjadi siswa SMA Darma Bangsa bukan hanya tentang belajar untuk mendapatkan nilai yang baik. Lebih dari itu, siswa diajak untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, jujur, mampu bekerja sama, dan bertanggung jawab. Seperti pesan yang disampaikan Tim Kedisiplinan, disiplin bukan tentang takut pada hukuman, tetapi tentang membangun karakter dan tanggung jawab. Dengan semangat tersebut, mari menjalani tahun ajaran 2026/2027 dengan penuh semangat, saling menghormati, dan memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah.

Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa SMA Darma Bangsa mengikuti kegiatan tes numerasi, literasi, dan Bahasa Inggris dengan penuh semangat dan antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik sekaligus memetakan kompetensi yang mereka miliki sebagai bagian dari proses pembelajaran di lingkungan sekolah. Melalui tes numerasi, siswa diajak untuk mengasah kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah, sementara tes literasi dan Bahasa Inggris menjadi sarana untuk mengukur kemampuan memahami informasi serta berkomunikasi menggunakan bahasa. Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan siswa SMA Darma Bangsa semakin siap untuk memulai perjalanan belajar yang aktif, kritis, kreatif, dan berprestasi.

Sebagai penutupan MPLS menjadi momentum untuk mengawali perjalanan baru bagi para siswa/i sebagai bagian dari keluarga besar SMA Darma Bangsa. Dengan semangat, rasa percaya diri, dan motivasi untuk terus berkembang, para siswa diharapkan mampu menjalani proses pembelajaran dengan penuh tanggung jawab, aktif, kreatif, dan berprestasi. Semoga pengalaman selama MPLS menjadi langkah awal yang berkesan dalam meraih cita-cita dan menciptakan berbagai prestasi di masa yang akan datang.